PERKENALAN SISTEM BASIS DATA


  introduction database system
Kuliah basis data
Oleh :
Purwono Hendradi, M.Kom
Apa yang disebut dengan Sistem Manajemen Basis Data (Database Management
System) ?

Himpunan data yang terintegrasi
Model yang menggambarkan dunia nyata
o Entiti (contoh : mahasiswa, mata kuliah)
o Relasi (contoh : Keanu mengambil mata kuliah dengan kode CS564)
Sistem Manajemen Basis Data adalah paket perangkat lunak yang didesain untuk
melakukan penyimpanan dan pengaturan basis data.
Mengapa menggunakan DBMS ?
Independensi (kemandirian) data dan akses yang efisien
Mereduksi waktu pengembangan aplikasi
Integritas dan keamanan data
Administrasi keseragaman data
Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari proses serentak).
Mengapa mempelajari Basis Data ?
Perpindahan dari komputasi ke informasi
Himpunan elemen data semakin banyak dan beragam
Perpustakaan digital, video interaktif, Human genome project, EOS project
Kebutuhan untuk memperluas DBMS
DBMS mencakup bidang ilmu lain
Sistem operasi, bahasa pemrograman, teori komputasi, AI, logika,
multimedia
Model data
Model data adalah himpunan konsep untuk menggambarkan suatu data
Skema adalah deskripsi umum dari himpunan data, dengan menggunakan model data
Model relasional adalah model data yang paling banyak digunakan saat ini.
Konsep utama : relasi, pada dasarnya adalah sebuah table dengan baris dan kolom.
Tiap relasi memiliki skema, yang menggam-barkan kolom atau fields
Level Abstraksi
Memiliki beberapa tinjauan (views), skema konseptual tunggal (logical) dan skema fisik.
Menggambarkan bagaimana cara user melihat data
Skema konseptual mendefinisikan struktur logika
Skema fisikal menggambarkan file dan indeks yang digunakan
Skema didefinisikan menggunakan DDL (Data DefinitionLanguage), data dimodifikasi dengan menggunakan DML (Data Management Language).
Contoh : Basis Data Universitas
Skema Konseptual :
Students (sid: string, name : string, login : string, age : integer, gpa : real)
Courses(cid : string, cname : string, dredits : integer)
Enrolled(sid : string, cid : string, grade : string)
Skema Fisik
Relasi yang disimpan sebagai file yang belum terurut
Indeks pada kolom pertama file students
Skema Eksternal
Course_info(cid : string, enrollment : integer)
Kebebasan Data
Aplikasi disekat dari bagaimana data disimpan dan distrukturkan
Kebebasan data secara logika : Perlindungan dari perubaha n struktur logika suatu data
Kebebasan data secara fisik : Perlindungan dari perubahan struktur fisik suatu data
Kebebasan data adalah salah satu keuntungan utama dari penggunaan DBMS
Kontrol Proses Serentak
Eksekusi bersamaan dari beberapa user program, merupakan ukuran performansi yang utama dari suatu DBMS.
Dikarenakan akses ke disk cukup sering, dan relatif lebih lambat, maka perlu untuk menjaga waktu CPU pada beberapa user program yang bekerja secara serentak.
Interleaving pada user program yang berbeda dapat menyebabkan ketidakonsistenan, misal : field check dihapus pada saat account balance dihitung.
DBMS memastikan bahwa masalah seperti diatas tidak akan terjadi seperti halnya sistem yang menggunakan single-user.
Transaksi : Eksekusi dari Program Basis Data
Konsep kuncinya adalah transaksi, merupakan urut-urutan atomic dari aksi basis data (baca/tulis).
Tiap transaksi dijalankankan sampai selesai, dan basis data harus tetap dijaga agartetap dalam keadaan yang konsisten.
User dapat menentukan beberapa batasan integritas (integrity constraint) yang sederhana pada data, dan kemudian DBMS akan mengusahakan batasan ini.
Selain dari itu, DBMS tidak benar-benar mengerti semantic dari data (contoh : tidak tahu cara menghitung bunga bank, atau tidak tahu cara menetapkan nilai jual barang yang ada di gudang … misalnya).
Sehingga untuk memastikan transaksi berlangsung secara konsisten,seluruhnya berada pada tanggung jawab user.
Penjadwalan dari Transaksi yang berlangsung Serentak
DBMS memastikan bahwa eksekusi dari {T1, …, Tn} adalah sama denga eksekusi serial T1’ … Tn’
Sebelum membaca/menulis obyek, transaksi meminta lock pada obyek dan menunggu sampai DBMS memberikan lock. Semua lock akan dilepas (direlease) pada akhir dari transaksi
Ide : Jika aksi dari T1 (missal menulis X) menyebabkan kejadian Tj (missal membaca X), salah satu dari mereka , missal akan T1, akan mendapatkan lock pada X pertama kali dan Tj akan menunggu sampai aksi T1 diselesaikan.
Apa yang terjadi jika TJ telah memiliki lock kemudian setelah itu T1 meminta (request) lock Y ? (Deadlock akan terjadi , maka T1 atau Tj harus di-abort atau di-restart).
Memastikan sifat Atomik
DBMS memastikan sifat atomic (semuanya atau tidak ada property).
Ide : Simpan log (history) semua aksi yang dijalankan oleh DBMS pada saat menjalankan himpunan aksi X.
Sebelum perubahan dibuat terhadap basis data, maka log entry harus berkorespondensi dengan lokasi yang aman (system operasi seringkali tidak mendukung secara penuh hal seperti ini).
Setelah terjadi crash (tabrakan), akibatnya sebagian transaksi yang telah dieksekusi tidak lagi dikerjakan dengan menggunakan log.
Basis Data membuat segalanya menjadi lebih mudah
Pemakai akhir dan vendor DBMS
Programmer aplikasi basis data
Misal : webmaster yang canggih
Administrator Basis Data (Database Administrator)
Desain skema Logikal/Fisikal
Menangani pengamanan dan kewenangan
Ketersediaan data, perbaikan crash
Penyesuaian oleh Basis Data
Yang penting adalah mengerti bagaimana cara DBMS mengerjakan semua itu
Struktur DBMS
Biasanya DBMS memiliki arsitektur layer
Gambar diatas tidak menunjukkan kontrol proses serentak (concurrency control) dan komponen perbaikan (recovery).
Gambar tersebut adalah salah satu dari beberapa kemungkinan arsitektur : tiap system memiliki variasinya sendiri.
Ringkasan :
DBMS digunakan untuk pemeliharaan himpunan query yang sangat banyak.
Keuntungan dari penggunaan DBMS meliputi perbaikan dari system yang crash,
akses serentak, pengembangan aplikasi secara cepat, keamanan dan integritas data.
Level abstraksi memberikan kebebasan data.
Umumnya DBMS memiliki arsitektur per layer
DBMS adalah salah satu bidang yang paling banyak diminati dalam ilmu komputer
Pustaka
Diktat Mata Kuliah Basis Data -PENS – ITS (Iwan Syarif)
Basis Data – Bab I : Pendahuluan (Tessy Badriyah, SKom. MT.)
Share on Google Plus

About Joko Sungsang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.