Puisi PESAN DESUS NAFAS PERUBAHAN

PESAN DESUS NAFAS PERUBAHAN

Jeritan malam yang ku dengar
Tak sengeri yang aku lihat
Ketika aku melihat jeritan dari lorong goa tak berpintu
            Mereka merengek kesakitan
            Mereka menangis kesesalan
            Merintih, meratap, merana
            Tak dapat meneruskan perjuangan bangsa
Hanya azam ternoktah dalam jiwa
Hanya asa yang ku siratkan dalam hati
Tanpa hiraukan fenomena yang ada
Aku bertekad mencetak generasi penerus bangsa
Yang berlautkan ilmu bak matahari menyinari dunia
            Wahai generasi perjuangan bangsa
            Dengarkan desus nafas perubahan
            Bukan saatnya bernaung pada kejahilan
            Kalian masih ceria dan punya banyak awan
            Masih punya lautan yang luas nan indah
Perlu mengabadikan apa yang telah Tuhan limpahkan
Kapankah kalian sadar akan karuniaNya
Bukankah masih ada hari esok dalam perubahan
Bukankah matahari masih terbit dari timur
            Perhatikan wahai penerus perjuangan
            Bangkitlah dari mimpi kelabu
            Nyatakan azam kalian
            Asa kan selalu mendampingi
            Dengan tekad yang menggunung
Taklukkan jurang gelap, terjal dan mendalam
Terjanglah badai kejahilan meski terasa mengangkat langit
Berjalanlah di atas kertas dengan tarian pena
Berlarilah secepat kilat menggapai cita
Terbanglah mencapai angan dengan merambat basahan tinta
Gapailah matahari dengan bola mata tertancap
Pada garis hitam terlukis di atas lembaran putih
            Pertahankanlah bangsa ini dengan segenap kekuatan
            Permasalahan tak akan pernah putus
            Namun setiap lorong kegelapan pasti ada jalan
Share on Google Plus

About Joko Sungsang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.